Ghee Butter Untuk MPASI

Ghee Butter Untuk MPASI – Ghee adalah makanan yang baik untuk seluruh usia jadi cocok untuk santapan seluruh keluarga. Ghee juga banyak ditemukan untuk membuat campuran MPASI. Bentuknya yang lembut dan mudah meleleh menjadi ciri khas sendiri makanan bayi yang enak diterima. Apalagi jika pada fase awal MPASI jelas bayi pasti sering menolak makanan yang diberikan.

Ghee Butter Untuk MPASI

Cara Memberikan Ghee Butter untuk MPASI

  • Lakukan konsultasi

Meskipun ghee memang bahan alami yang aman untuk diberikan pada bayi namun jika ragu Anda bisa konsultasi. Konsultasi dengan dokter gizi membuat takaran ghee untuk bayi menjadi lebih tepat. Hal ini jelas dipengaruhi oleh kesiapan pencernaan bayi mendapatkan makanan pendamping ASI. Hal lain yang berpengaruh juga dari berat badan dan umur bayinya.

Hal ini sangat penting untuk Anda yang baru pertama kali mendapatkan pengalaman MPASI bayi. Makanan yang salah masuk ke perut bayi akan memberikan hasil yang fatal. Pencernaan ini belum siap sepenuhnya jadi mulai dari tekstur sampai dengan tipe makanan harus diperhatikan. Konsultasi dengan ahli bisa meminimalisir adanya risiko salah makanan untuk MPASI bayi.

  • Pengatur berat badan bayi

Dalam keunggulan ghee butter untuk MPASI mengandung lemak baik untuk membantu menambah berat badan bayi. Hal ini sangat penting untuk bayi dengan berat badan kurang agar selalu sehat. Bayi dalam fase MPASI biasanya mendapatkan penurunan berat badan drastis apalagi jika mengalami kesulitan makan.

ASI saja sudah tidak cukup untuk membuat mereka kenyang dan meningkat berat badannya. Anda bisa menambahkan ghee untuk meningkatkan berat badan bayi secara sehat. Ghee memiliki kandungan lemak yang mudah dicerna sehingga tidak membebani kinerja pencernaan bayi. Untuk yang berat badannya kurang bisa menggunakan porsi ghee lebih banyak dari ukuran biasanya.

Sementara untuk yang berat badannya sudah normal biasanya boleh konsumsi ghee dengan takaran lebih sedikit. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan khasiat lain bukan untuk menambah berat badan. Jadi sesuaikan saja dengan kondisi berat badan dari bayi Anda.

  • Olahan susu yang aman

Perlu diketahui bahwa ghee merupakan produk turunan susu yang lemaknya sudah teruai. Bayi membutuhkan banyak asupan probiotik, kalsium dan protein yang berasal dari menu makanan ini. Kandungan ini banyak ditemukan dari yoghurt dan keju namun masalahnya ada bayi yang alergi dengan makanan ini.

Namun Anda tidak perlu khawatir karena ghee merupakan turunan olahan sapi juga. Hanya saja kandungan hewani di dalamnya sudah berkurang bahkan tidak ada. Anda bisa menggunakan ghee untuk memenuhi asupan ini dengan takaran yang sesuai. Dengan takaran yang tepat maka bayi bisa mendapatkan gizi seimbang tanpa takut adanya risiko kemudian.

  • Cara penyajiannya

Untuk bayi manfaat ghee butter untuk MPASI bisa didapatkan dengan cara penyajian yang sesuai. MPASI awal jangan langsung memberinya dengan kadar yang tinggi untuk proses adaptasi bayi. Untuk konsumsi awal Anda bisa menambahkan 1-2 sendok makan saja pada makanan bayi.

Kemudian lihat reaksi bayi saat memakan makanannya dan juga setelah itu. Jika tidak menimbulkan reaksi yang buruk maka konsumsi ini bisa dilanjutkan. Barulah untuk fase kedua MPASI takarannya bisa ditambah menjadi 3-4 sendok makan. Penambahan takaran ini menyesuaikan dengan umur dan berat badan bayi. Anda harus paham juga makanan dengan tekstur sesuai umur bayinya.

  • Lebih baik dari mentega

Perlu diketahui bahwa ghee adalah pengganti mentega dengan kandungan lebih baik. Mentega memiliki kadar lemak jenuh yang bahaya untuk tubuh. Apalagi jika konsumsinya banyak untuk jangka panjang. Mentega tidak cocok untuk bayi sementara ghee bagus untuk MPASI bayi. Anda bisa mendapatkan kandungan yang tinggi gizi ketika menggunakan ghee untuk olahan MPASI.

  • Tempat beli

Biasanya ghee mentega atau butter ini dijual di berbagai toko organik. Misalnya AV Organic yang memang usaha khusus berbagai macam produk organik. Disarankan untuk memastikan produk yang dibeli bebas bahan kimia. Untungnya di AV Organic dijamin bebas bahan kimia atau pengawet berbahaya. Anda bisa hubungi +628537-8444-327 (08.00 – 17.00 WIB) email ke info@avorganic.id untuk pemesanannya.

Perbedaan Ghee dan Mentega

Untuk mengetahui perbedaan dari mentega dan ghee Anda bisa melihat beberapa parameter pembantu sebagai berikut:

  • Laktosa

Kadar yang satu ini cukup umum ditemukan dalam butter maupun mentega segala bentuk mereka. Laktosa hampir memenuhi seluruh komposisi pembuat mentega sehingga kurang cocok untuk seseorang yang alergi susu sapi. Sementara untuk ghee tidak ada kandungan laktosanya. Bahkan bisa dibilang kalaupun ada hanya beberapa persen saja lebih kecil dari mentega. Ghee cocok untuk MPASI karena lebih ringan struktur di dalamnya untuk dicerna dalam perut bayi.

  • Kalori

Perlu diketahui bahwa kalori dalam ghee memang lebih banyak dibandingkan mentega. Inilah alasannya mengapa ghee mampu menaikkan berat badan bagus untuk bayi. Ghee butter untuk MPASI terbaik memiliki hitungan 112 kalori. Sementara untuk mentega hanya sebesar 100 kalori saja. Hal ini belum cukup sebagai acuan mentega lebih baik dari ghee. Mentega memiliki kandungan lain yang kurang cocok dengan pencernaan bayi.

  • Lemak

Kandungan berikut yang menjadi pembeda antara ghee dan mentega adalah lemak. Mentega hanya memiliki 11 gram lemak. Hanya saja dalam besaran kandungan ini masih terdapat campuran lemak jenuh yang tidak baik untuk kesehatan.

Sementara untuk ghee meskipun jumlahnya sekitar 13 gram isinya murni lemak baik. Jadi lemak ini justru membantu organ dalam memproduksi gizi dan melancarkan pencernaan. Lemak baik juga cukup bagus menaikkan berat badan bayi tanpa efek samping.

  • Guna

Untuk dilihat dari kegunaan baik ghee maupun mentega hampir tidak ada perbedaannya. Keduanya cocok digunakan untuk menumis, menggoreng sampai dengan membuat kue. Hanya saja ghee belum mampu membuat makanan menjadi lebih bagus teksturnya. Meskipun begitu, untuk olahan MPASI yang baik lebih bagus menggunakan ghee. Ghee mampu mencukupi kebutuhan gizi dari bayi dan mudah dicerna dalam perut bayi. Kandungannya jelas berbeda dengan mentega mulai dari asam lemak dan vitamin yang ada di dalamnya.

  • Penyimpanan

Dari segi penyimpanan, ghee jelas menang dalam hal ini. Ghee tidak perlu pengawet ataupun lemari es untuk penyimpanannya. Bahan ini mampu bertahan dalam suhu ruangan biasa asalkan tertutup rapat dan tidak ada rongga udara yang masuk. Sementara untuk mentega rawan cair jika terkena suhu ruangan. Sehingga penyimpanannya harus menggunakan lemari pendingin agar tetap padat.

  • Tekstur

Dari segi teksturnya kedua benda yang hampir dimiripkan ini juga berbeda. Untuk ghee memiliki tekstur yang cair sehingga tidak perlu dicairkan lagi. Sementara mentega bentuknya lebih padat namun berminyak. Jadi untuk menggunakannya kebanyakan harus dicairkan terlebih dahulu. Mentega biasa yang sudah cair tidak mampu bertahan lama dalam suhu ruangan. Jadi lebih baik dicairkan saat digunakan saja sementara sisanya disimpan dalam lemari pendingin.

Dengan adanya ghee butter untuk MPASI ini membuat para orang tua tidak perlu bingung memilih suplemen untuk bayi. Campuran MPASI dengan ghee sudah mencukupi gizi seimbang asalkan makanannya juga bergizi. Jangan lupa dengan takaran yang diharuskan agar tidak salah memberikannya pada bayi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by AV Organic (@avorganic)

Leave a Comment

× WhatsApp